Sabtu, 30 Juli 2011

{YUNJAE FICTION} FF | YUNJAE | Yaoi | PG-17 | -¤ THE VAMPIR AND ME ¤- | Chapter 9

Title :

Author : Yanti a.k.a Minhyan Jeong

Pairing : Yunjae

Legh :

Ratting : PG-17

Genre : Angust,Yaoi,NC,romance,fantasy*sementara*

Cast :
-all DBSK
-Siwon
-Heechul
-Tiffani
-Jessica
-GD
-TOP
-etc

Curcol :
Karena saya bingung mau dilanjut kyk gimana,jadi mian alur ff ni aku percepat.N tidak lama lagi Ending.


I hope my friends can enjoy in here. .

And

Happy reading. . .

>>>

P.O.V Author

"Bulan purnama sebentar lagi tiba.Sudah saatnya membangkitkan Ratu Go Ahra dari tidur panjangnya"

"Hidup..Ratu Go Ahra"

"Hidup..Ratu Go Ahra"

"Hidup..Ratu Go Ahra"

Ricuh membahana dalam lingkup istana Ratu Jessica saat ia menyuarakan akan membangkitkan kembali pujaan mereka,Ratu Go Ahra.Pemimpin sekaligus nenek moyang yang melahirkan vampir golongan Ratu Jessica saat ini.Para vampir pemuja itu bersemangat menyuarakan Ratu besar mereka,seperti komando Ratu Jessica.Ratu Jessica tersenyum puas.

"Dan Kau GD.Secepatnya kau harus membawa Kim Jaejoong ke hadapanku.Kalau tidak,kau yang akan menjadi tumbal bagi bangkitnya Ratu Go Ahra.Arasso..GD.." Jessica beralih fokus dan bicara pada GD yang berdiri di sampingnya.

GD tak menyahut,tatapan kosong justru yang ia perlihatkan.Sepertinya ia tengah memikirkan sesuatu yang serius,sampai tidak menyadari suasana yang ia hadapi sekarang adalah keramaian,bukan kesunyian.Jelas dahi Jessica berkerut heran.

"GD~ah" Tiffani mencubit lengan GD agak keras,pengikut setia Jessica ini ternyata juga menyadari keanehan sikap GD.Yang melamun ditengah keramaian.

"Ah Ne,Ratu Jessica.Arasseo" GD agak gugup bereaksi.Remang-remang ia mendengarkan yang Ratu Jessica sampaikan tadi.Membuatnya tidak bisa secara menjawab secara tegas,bagaimana kalau yang Ratu Jessica sampaikan itu tidak sesuai dengan perkiraannya? GD hanya mendengar nama 'Jaejoong' sekilas,dari situ ia mencoba menebak.Jaejoong? Kalau bukan perintah menangkap namja cantik itu,apalagi yang mungkin Ratu Jessica perintahkan.Tidak ada.

"Ulangi perintahku padamu GD" suruh Jessica memastikan kalau GD benar2 mendengarkannya.

"Saya harus membawa Kim Jaejoong ke sini sesegera mungkin" GD memantapkan perkiraannya.

"Bagus.Kau juga tahukan konsekuensinya kalau sampai gagal"

"Saya tahu Ratu.Dan saya tidak akan gagal untuk kedua kalinya" kali ini GD telah dapat menguasai keadaan,dan ikut larut dalam suasana ricuh malam itu. ----

GD termenung menatap lagit sambil terduduk di anak tangga pada teras gedung,tempat vampir komunitas Jessica berkumpul.Pikirannya bukan terfokus soal cara membawa Jaejoong pada Ratunya,tapi karenah hal lain.GD sendiri merasa tidak mengerti sama sekali kenapa sosok TOP terus memenuhi otaknya sejak tadi.Padahal baru beberapa jam lalu mereka berkenalan dan berjalan-jalan sebentar setelah pulang dari kantor sore tadi.Tapi ia seperti telah mengenal lama sosok TOP,bahkan ia nyaris lupa soal misinya pada Jaejoong.

"Bogosipoyo..TOP~ah" tanpa sadar GD mengucapkan kata itu pada bintang-bintang di langit,seperti memohon.

----

"Sejak pulang tadi GD terlihat sering melamun.Terus awasi GD,aku yakin ada sesuatu yang berusaha ia tutup-tutupi dari kita"

GD tak tahu kalau sejak tadi Ratu Jessica dan Tiffani mengawasi dirinya dari jauh.

"Saya rasa saya tahu kenapa GD seperti itu"

"Apa maksudmu Tif"Jessica melihat pada Tiffani.

"Choi Seung hyun atau TOP dia telah kembali untuk membawa Ji yoong kembali.Dan saat ini ia menjadi sekutu komunitas Kim Hee Chul"

"Mwo! Kalau begitu lebih ketatkan pengawasanmu pada GD,setidaknya sampai Kim Jaejoong ditangan kita.Baru kau bisa menghabisi GD sesuka hatimu"

"Ne Ratu"


-----

"Apa yang kita khawatirkan selama ini,sekarang sudah semakin dekat" Heechul memejamkan mata,tangannya seperti meraba sebuah bola dengan beberapa garis cahaya yang berwarna-warni.
*bayangin orang meramal*

"Maksud Hyung sebentar lagi Ratu Jessica akan membangkitkan Ratu Go Ahra?" tanya Yoochun

"Lusa akan ada purnama,diharì itu adalah tepat 1000 tahun Ratu Go Ahra di kutuk menjadi patung oleh raja vampir dimasanya karena ia memberontak dan ingin menjadi penguasa dunia vampir.Setelah 1000 tahun dia akan bebas kembali,dan membuat kerusakan lagi sampai ambisinya menjadi ratu vampir tercapai" tambah Siwon.

Heechul,Siwon,Yoochun,dan Junsu menghela nafas berat.Berarti,mulai saat ini mereka harus mempersiapkan diri menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi.Termasuk kemungkinan kubu Ratu Jessica akan menyerang tiba-tiba.Itu bisa saja terjadi.

"Yunho..dimana anak itu sekarang.Dia harus diberi tahu tentang ini secepatnya supaya tidak melepaskan pengawasannya pada Jaejoong.Nasib keharmonisan dunia manusia dan vampir ada ditangan mereka berdua"

"Aku akan mencari Yunho sekarang"

"Aku akan menemani Junsu"

"Baiklah Yoosu,kalian temui Yunho secapatnya,aku takut kalau sesuatu yang buruk terjadi pada Jaejoong" -----

Changmin baru saja keluar dari dalam kantor.Pekerjaan hari ini hampir membuatnya stress,terlalu banyak dan rumit.Apa lagi ia sendirian di ruang kerjananya.GD,TOP dan Jaejoong telah selesai dahulu dan pulang.Sementara ia hampir saja lembur hari ini.Changmin cepat bergegas menuju halte agar bisa secepat mungkin menjernihkan otaknya lagi dengan istirahat sepuasnya di rumah.Namun beberapa langkah berjalan ada yang memanggilnya.Changmin berpura-pura tak mendengar,ia tak mau mengulur waktu untuk pulang.Tapi suara itu terus memanggilnya,ia lama-lama risih juga dan menyerah.Changmin membalik badan,ia agak terkejut dengan seseorang imut tersenyum manis padanya.Siapa? Changmin mengerutkan dahi,ia rasa tidak pernah melihat ataupun mengenal namja ini sebelumnya,tapi kenapa namja itu tahu namanya? Atau ia salah orang,yang memanggilnya bukanlah namja di depannya ini tapi orang lain.Changmin celingukan seperti mencari sesuatu.

"Hey,kau sedang mencari apa Changminnie" namja imut itu ahirnya bersuara.Dan mematahkan setetmen kedua Changmin tadi,benar namja ini yang memanggil2nya sejak tadi.

"Kau siapa? Dari mana tahu namaku? Dan ada urusan apa denganku?" Changmin memborbardir langsung namja itu,ia lelah dan malas berbasa-basi.Namja imut itu malah tertawa melihat Changmin sangat ketus sekarang.

"Aish,tertawa lagi" umpat Changmin mengepalkan tangannya.Kesal,jenuh membuat emosinya gampang tersulut,sekalipun karena hal kecil.

"DIAM!" Changmin membentak.Sekita tawa Junsu pudar dan berubah mimik serius.Walaupun dalam hati masih ingin tertawa.

"Kau tidak semanis yang Jaejoong ceritakan.Kau sangat ketus" namja imut itu memandang Changmin penuh selidik sambil bersedakap dan mengetukan telunjuknya ke bibir.Changmin semakin kesal lagi.

"Hya! Kau ini sebenarnya siapa? Kenapa bisa tahu namaku dan Jaejoong hyung. Cepat jawab atau aku pergi sekarang.Aku tak punya waktu untuk bermain-main dengan namja aneh seperti mu.Aku pusing,aku mau pulang"Changmin membalikkan badan hendak pergi,tapi tiba ada namja menghadangnya.

"Shim Changmin,bisa kami bicara sebentar?" Changmin menatap tajam namja didepannya.Apa-apaan ini,dua namja aneh menghadangnya dan membuat pikirannya tambah runyam.

"Aakhh. . . .kalian ini sebenarnya siapa sih.Kenapa kalian bisa tahu aku dan Jaejoong Hyung" Changmin yang kesal ahirnya berteriak.

"Aku Park Yoochun,dan ini istriku Park Junsu (?).Kami sepupunya Jung Yunho "

"Lalu,apa dari Yunho hyung,kalian tahu tentang aku?"


"Aniyo,tapi dari Jaejoong.Dia pernah bercerita tentangmu pada kami"

"Oh..." desis Changmin merasa lega.Setidaknya dua namja di hadapannya tidak memusingkannya lagi.

"Dan maaf kalau tadi istriku membuatmu kesal.Junsu... memang suka sekali iseng" Yoochun meminta maaf.

" Gwechanna.." balas Changmin pendek.

"Oh ya.Kalian ada perlu apa mencariku?" tanya Changmin mengalihkan topik.Walaupun sebenarnya disinilah inti pertemuan mereka bertiga.

"Kami mencari Kim Jaejoong" jawab Junsu.Kali ini ia terlihat agak serius.

"Jaejoong Hyung sudah pulang sejak tadi dijemput Yunho Hyung.Mungkin mereka sedang ada di apartemen Jaejoong hyung"

"Oh..." Yoosu mendesah bersama.Mungkin keduanya berpikir hal yang sama tentang YunJae saat ini.Mereka tahu betul seperti bagaimana Yunho kalau sudah bersama Jaejoong.Tapi mengingat pesan Heechun tadi sangat penting,mau tak mau mereka terpaksa harus menjadi pengganggu aktivitas Yunjae malam ini.

"Changmin,bisakah kau memberitahu kami dimana apartemen Jaejoong?"

Changmin lalu menjelaskan dimana apartemen Jaejoong berada.

"Gomawo Changmin..Ayo Su~ah kita pergi sekarang"

"Ne,anyeong Minnie.." Junsu melambaikan tangan pada Changmin.Changmin balas sambil tersenyum kecut.

"Junsu Hyung itu aneh tapi lucu juga"

------

"Ahh...nghh...so tigh boo..."

"Uhh..faster Yun..ahh..."

"Yeahh..ohh..."

Apartemen Jaejoong,ntah sudah berapa lama desahan2 indah dari bibir Yunho dan Jaejoong saling bersahutan dan permainan indah penuh irama kenikmatan itu berjalan.Yang jelas keduanya sangat menikmati akitivitas rutin mereka setiap malam tanpa kecuali.Peluh belum membahasi tubuh Yunho,tapi Jaejoong telah berkali-kali klimaks.

"Boo...keluarghh...." Yunho merasa cairannya mendesak keluar,namun tiba-tiba Jaejoong mendorongnya sampai ia tersungkur ke lantai.

"Huekss..huekss..." Jaejoong tak bermaksud mendorong Yunho,namun rasa mual yang mendadak menyeruak membuat Jaejoong terpaksa melakukannya.Ia segera berlari menuju kamar mandi.Yunho ingin cepat menyusul tapi ia harus menunda sebentar karena harus mengeluarkan cairannya yang telah mendesak sejak tadi.Sejujurnya Yunho agak kecewa,ini pertama kali ia mengeluarkan tidak di tempat yang seharusnya.


~TBC~

Mian,part ni konflik na masih datar2 aja+ancur...

Mohon kritikannya dari segala aspek...

N update lagi hari minggu pagi,cz udah mulai fokus skul lagi. . .

Jangan lupa RCL..ya. .

Gomawo. . .
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar