Sabtu, 30 Juli 2011

FF| Yunjae | NC-21 | Yaoi | ¤- THE VAMPIR AND ME-¤ | Chapter 5



Author : Yanti a.k.a Minhyan Jeong

Pairing : Yunjae

Legh : 5 of ?

Ratting : NC-17

Genre : Angust,Yaoi,NC,Romance

Cast :
-all DBSK
-GD
-Heechul
-Siwon
-dll

Sebelumnya. .
ff ni terinspirasi dr flm yg qu g tau judul na. .2 tahun lalu tayang d SCTV jam 12 malam. . .n tentu qu tambah bumbu2 khas Yunjae. . .

I hope my friends can enjoy in here

And

Happy reading. .

>>>

P.O.V Jaejoong

Yunho melumat bibirku,aku merasakan kasih sayang yang besar darinya disini.Mataku terpejam mengiku alur yang Yunho skenariokan untukku.Tanganku dengan mesra melingkar di lehernya dan dirinya terus mengajak tubuhku kami lebih merapat lagi dan lagi,tangannya memeluk erat pinggangku seolah hanya dia seorang yang berhak memilikiku.Tapi memang benar,sebentar lagi aku menjadi miliknya.Padahal kami masih di ruang tamu belum di kamar,tapi permainan Yunho dan aku sudah memanas.Bagaimana tidak,tak bibir saja yang aktif,tangan kanan Yunho mulai menyusup masuk ke dalam kemejaku dan membelai apapun yang dia suka disana.

"Engghh. ." erangku tak sanggup ku tahan ketika tangan itu menarik kecil dan melintir nipelku.Tangan kirinya ternyata tak mau tinggal diam.Masuk ke dalam celana dan meremas pantatku.Aku tak yakin pantatku itu berisi tapi Yunho seperti menyukainya.ia antusias melakukannya.

Perlahan Yunho mengajakku berjalan menuju kamar,beruntung aku tinggal di apartemen,jadi tidak perlu menaiki tangga untuk bisa ke kamar.Tapi Yunho tak melepas semuanya.Aku sedikit susah berjalan karena tubuhku lemas berangsur-angsur oleh sentuhan Yunho.

-----

"Yunniehh. . . ." leherku rasanya nyeri keseluruhan dan mungkin tak lagi berwarna putih mulus tapi berubah keunguan. Akibat Yunho yang terlalu kuat menghisap dan menggigitnya.Terlalu untukku tapi bagi Yunho rasanya bukan apa-apa.Ia sendiri tak fokus melakukannya,kerja otaknya terpecah dengan kegiatan melucuti pakaianku dan miliknya sendiri.Dia menolak bantuanku,aku pikir dengan membantu membukakan pakaiannya ia bisa segera mendapat yang ia inginkan.
Ya sudahlah ini keinginannya sendiri.

----

Baru saja Yunho menjatuhkan tubuhku di ranjang empukku.Dan menindihku.Yunho tersenyum padaku sambìl mengamati tubuhku sampai ke ujung kaki.Jujur saja aku malu Yunho memandangi tubuhku yang polos.Aku tak pernah seumur hidupku mengkespose tubuhku pada orang lain,kecuali Yunho.Yunho seperti memuji tubuhku.

"Benarkah keindahan ini milikku?" Yunho bertanya seperti memuji.Ia membelai pipiku dan mengecup keningku.

"Semua keindahan ini hanya kau yang memilikinya,Jung Yunnie. . ." ku kecup bibir tebalnya dan berlanjut.Kembali bibir kami saling melumat beberapa saat.

"Aku ingin lebih Kim Joongie..."

"Apapun itu,lakukanlah.Aku milikmu"

Yunho,lagi mempertemukan bibir kami.Tidak,bahkan lidah kami jadi bertarung.Saliva pun ikut tercampur,tapi masa bodoh hal itu.Kami malah menikmati sebagai pendukung sensasi ciuman memabukan ini.Tangan Yunho meremas lembut juniorku,terkadang mengocoknya juga.Aku benar-benar melayang,padahal ini belumlah apa-apa,masih awal.Sungguh sulit menerka akan bagaimana diriku nanti,saat di puncak nanti.

"Akhh..." lenguhku.Ciuman kami berahir,tapi bibir Yunho beralih ke leherku yang sudah ku pastikan tak lagi seputih sebelum pulang dari kantor tadi.Lidahnya membahasi setiap inci permukaan leherku tanpa terlewatkan sedikit saja,kemudian turun sampai pundak.Dan kembali lagi ke menuju leher dengan ribuan kecupan dan gigitan.

"Nggh...sak..kitthh..." rintihku kali ini.Tiba-tiba jari bebasnya menerobos masuk holeku,3 jari secara bersamaan.Sakit sekali,seperti robek.Air mataku mengalir tapi Yunho,seolah tidak peduli.Ia malah menggerakkan jarinya keluar masuk.Rasa perih semakin menjalar,lama-lama aku tak kuat menahan.

"hiks...Yunnie..." tangisku pecah.Yunho berhenti sejenak untuk melihat keadaanku.Aneh,dirinya malah menyingerai licìk sambil lebih kuat meremas juniorku.Dan kembali ke aktivitas sebelumnya.

----

Aku mengerti maksud Yunho meremas lebih,untuk mengurangi kesakitanku.Aku tak merintih lagi tapi mendesah.Rasa perih itu hilang lama-kelamaan,apalagi berkali-kaki jari Yunho menyentuh titik postatku membuatku menggelinjang nikmat beberapa kali.Bahkan meminta lebih.

"Hahh.."

"Kau tak cuma indah baby~ah...tapi juga manis"

"Yunnie...morehh...more..." aku ingin lebih dibagian bawahku.Jari Yunho membuatku gila.

"Hahahaha" dia tertawa,ntah apa yang membuatnya tertawa.Apa aku terlihat bodoh meminta lebih.Itu salah Yunho yang membuat permainan sangat nikmat.
Tapi Yunho malah mencabut jarinya dan mengarahkannya ke mulutku.Aku tahu dia memintaku mengulumnya.Namun aku enggan melakukannya karena terlanjur kecewa.Dia bisa merasakan nikmat dan membuat nikmat,tapi seenaknya saja membuat terjatuh setelah dirinya puas.Egois.Aku tetap tak bergemin,dia malah tertawa lagi.Apa-apaan Yunho itu,apa dia terlalu bodoh untuk bisa membaca ekspresi seseorang.Aku rasa tidak,tapi aku benar-benar tidak mengerti Yunho saat ini.Aish.

"Akkh!" Yunho menggigit nippel-ku otomatis aku mengerang.Ternyata aku salah,Yunho cukup cerdik.Menggunakan kesempatan ini untuk memasukan jarinya ke mulutku.Mau tak mau aku harus mengulum jarinya yang telah basah oleh cairanku sendiri.Yunho mengulum nippel-ku dan memainkan dengan jarinya nippleku yg satunya,secara bergantian.

-----

"AAAKKHH. . . . ." aku sampai dan menumpahkannya ke tangan Yunho.Tubuhku melemas,padahal hal terpenting dari bercinta belum juga dimulai.Aku memang tak sekuat Yunho.Dia menghentikan aktivitasnya dan mengecup bibirku bertubi-tubi.Dan melumatnya.Lagi-lagi ciumannya membuatku terbuai,bahkan rasa kesal tadi seolah terhapuskan begitu saja.Kenapa aku selalu kalah oleh sekedar ciuman?.Oh...Shit.

"AKkmmpphh. . . . ." aku menjerit tertahan dengan mata terbelalak.Bagaimana tidak,tanpa peringatan apapun Yunho memasukan juniornya ke holeku,dalam sekali sentak.Dan tanpa ampun langsung menggenjotnya.

Sungguh hole perihku tadi semakin bertambah perih lagi.Aku melepas ciuman kami,aku tak mampu untuk tidak mendesah.

"Hah..hah...pelhanhh...pelanhh..Yunhh..."

"Ngghh..." Yunho kini lebih berkonsentrasi menggenjot dengan memegang pinggangku.

"Hahh..Yunniehh...ahh.." aku meremas spreiku yang tak berbentuk lagi,untuk menahan rasa sakit yang bergejok seirama gerakan miliknnya.

"Tahanhh..oh..good...sebentarhh lagi..nikmathh..." Yunho menambah kecepatan genjotannya.Aku harap Yunho benar.Aku tidak kuat berlama-lama menahan rasa sakit ini,tubuhku seperti terbelah jadi dua.

"Akkhh. . ." Yunho ku aku tidak buruk untuk hal seperti ini,justru sebaliknya.Berkali-kali aku dibuat meminta lebih padanya,dan ntahlah sudah berapa kali aku mengeluarkan cairanku karena sentuhannya yang memabukanku.Aku bahkan tidak tahu sudah berapa jam aku dan Yunho 'melakukannya'.Aku sengaja tak mau dipusingkan hanya gara-gara waktu.Aku hanya ingin menikmati ini bersama Yunho.Aku memeluk Yunho erat yang sibuk menciptakan kenikmatan 'itu' kami.

"Saranghae..."

"Nado Boo..."

Inikah jawaban do'aku selama ini pada-Mu,Tuhan? Vampir tapi Malaikat tempatku menyerahkan raga jiwaku sekarang? Sejatikah semua ini? Aku tidak ingin kehilangan, dirinya dan cintanya.Aku terlalu mencintainya, Tuhan.

-----

P.O.V Someone

Salahku membiarkan diriku terjebak oleh tipuan iblis betina itu dan membuatnya berfikir aku menghianatinya.Salahku tak menurut padanya untuk tidak pergi malam itu dan bertemu anak buahnya,menjebakku menciumku yang mabuk dan dirinya tahu.

Iblis betina itu sungguh licik mengambil orang yang kucintai sebagai budaknya.Dia menjadikannya sebagai pelampiasan kemarahan atas penghianatanku padanya,keluar dari kelompok.

Aku kembali untuk menjelaskan semuanya dan membuat kita kembali seperti dulu,sayang.

-----

P.O.V Author

Yunho terpaksa menggunakan sihirnya untuk membuat tidur Jaejoong.Ia vampir,tentu berbeda dengan manusia dalam hal apapun.Tak kecuali soal bercinta.Yunho tak bisa puas untuk beberapa ronde saja,ia juga tak mau Jaejoong kesakitan karena dirinya mengingikan banyak ronde untuk bisa puas.diawal-awal Jaejoong dapat meraskan nikmat,tapi itu akan hilang jika terlalu lama bermain.Menyisakan rasa perih saja.

Dan Yunho rasa ini jalan tengah yang tepat.Dirinya tetap bisa mendapat kepuasan tanpa membuat kesakitan Jaejoong.

"Boo. . .saranghh. .hae. ." Yunho klimaks,ntah keberapa.Tapi ia tak berniat berhenti sekarang.Ntahlah sampai kapan Yunho akan mengahirinya.


~TBC~

Mianhaeyo NC-na terpecah,,,belum bisa k warnet.Insyaallah (jika tidak ada sesuatu) part selanjutnya ada di hari selasa or rabu.
Jangan lupa RCL yah. . .
Gomawo. . .
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar