Sabtu, 30 Juli 2011

{YUNJAE FICTION} > FF| Yunjae | PG-17 | Yaoi | ¤- THE VAMPIR AND ME-¤ | Chapter 7



Title : The Vampir and Me

Author : Yanti a.k.a Minhyan Jeong

Pairing : Yunjae

Legh : 7 of ?

Ratting : PG-17

Genre : Angust,Yaoi,NC,romance,fantasy*sementara*

Cast :
-all DBSK
-Siwon
-Heechul
-Tiffani
-Jessica
-GD (Kwon Ji young)
-TOP (Choi Seung Hyun)
-etc


I hope my friends can enjoy in here. .

And

Happy reading. . .

>>>

P.O.V Author

"Jadi sebetulnya kau berasal dari golongan Ratu Jessica?" Yunho memastikan yang didengarnya barusan dari TOP.Vampir yang baru saja dikenalnya itu menjelaskan semua tentang GD dan dirinya.Yunho ragu,tapi bukan berarti tidak percaya.Waktu mungkin saja bisa membuatnya percaya.

"Benar,tapi percayalah aku sudah tak di jalan mereka lagi.Aku sudah tahu kenyataan yang sesungguhnya.Aku berasal dari golongan yang sama denganmu tapi Jessica mengambilku orangtuaku saat aku bayi dan menjadikanku menjadi jahat.Aku sadar karena cintaku pada GD yg dari golonganmu" TOP memandang ke langit sambil menghela nafas berat.Yunho menepuk pundak TOP,sekedar untuk memberi dukungan.Diam-diam ia merasa simpati.TOP tidak seberuntung dirinya soal cinta.Masalah TOP lebih berat,walaupun inti masalahnya hampir sama.Dan soal kerja sama yang TOP tawarkan,rasanya tidak buruk disetujui.

"Kita pasti bisa mengembalikan orang yang kita cinta seperti dulu lagi"

TOP melihat pada Yunho.Mereka saling tersenyum.

"Berarti kau setuju dengan rencanaku tadi"

"Tentu"

------
Jaejoong merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya.Pikirannya masih melayang-layang tentang kejadian tadi.

Doktrin2 yang Yunho tanamkan padanya ternyata salah semua.GD terlalu baik untuk dituduh seperti itu.Dan sepertinya ia sulit memaafkan Yunho kali ini.Yunho sangat keterlauan.

"Akkhh..." tanpa sadar Jaejoong mendesah,tapi cepat sadar.Kejutan,Yunho menindih dan menghisap lehernya kali ini.Jaejoong berusaha mendorong Yunho,itu percuma saja.Yunho malah semakin liar menandai leher indah itu.

"Yunhh..hentikanhh..akhh"

Yang dipanggil justru tak peduli.Yunho mengusap wajah Jaejoong,membuat namja cantik itu tertidur perlahan.

"Mianhae Boo,terpaksa cara seperti ini ku gunakan untuk membawamu ke tempat Heechul hyung" Yunho mengecup singkat bibir Jaejoong.

----

Jaejoong merasa pening di kepalanya.Sambil mengumpulkan kesadaran yang kocar-kacir karena tidur ,ia membuka mata perlahan.Ketidak nyamanan langsung mendominasi Jaejoong.Ini bukan kamarnya,tapi ia seperti mengenal ruangan ini. Jaejoong yakin pernah ke ruangan ini sebelumnya,tapi kapan sayangnya ia tak ingat.Jaejoong bersusah payah bangun untuk bersandar di tiang ranjang.Baru saja berhasil,ia dikejutkan oleh sosok yang tersenyum manis duduk dipinggir ranjang melihat padanya.Kali ini berbeda,ia kenal siapa yang dihadannya sekarang.

"Heechul Hyung" Jaejoong memanggil tanpa ragu sambil mencari posisi yang enak untuk bersandar.

"Kenapa aku disini? Apa ini kamar Yunho?" tanya Jaejoong yang mulai ingat tempat ini.Ya pertama kali ia bertemu Heechul juga disini.

"Aku meminta Yunho membawamu kesini dengan cara apapun.Termasuk memaksamu"

Jaejoong merasa Heechul sendang menyindirnya sekarang.Nampaknya Namja itu tahu masalahnya dan Yunho.Jaejoong menunduk sebentar.

"Yunho...Yunho sangat keterlaluan pada temanku" Jaejoong mulai bersuara.Ia menatap Heechul sekarang.

"Aku tahu itu" benar bukan dugaannya kalau Heechul sudah tahu,tidak mengherankan.Heechul pemimpin vampir,tentu memiliki kemampuan seperti indra keenam,bahkan lebih.Yunho saja dapat menyihir dirinya supaya tidur atau membawanya dari rumah ke kantor dalam sekejap.

Jaejoong menghela nafas berat.

"Jujur,aku bingung Hyung.Ingin percaya Yunho tapi faktanya sebenarnya sudah kurasakan sendiri.Menurut Hyung mana yang benar,Yunho atau GD? " Jaejoong jadi bercerita,padahal tadinya ia fikir akan menyelesaikan ini sendiri dengan Yunho.Orang luar tidak perlu tahu.Tapi ia terlanjur terpancing oleh suasana hati dan obrolannya bersama Heechul.Ia jadi tak bisa menahan untuk tidak bercerita.

"Percaya saja pada hati kecilmu,jangan pada Hyung.Bisa jadi Hyung salah,tapi hati tak pernah berbohong Jae" Jaejoong tersenyum terpaksa.Bagaimana bisa ia percaya pada hati kecilnya,kalau hati kecilnya tidak karuan sekarang.Itu kenapa ia meminta Heechul membantunya berfikir,tapi yang diminta malah menasehati,sama sekali tidak membantu.Jaejoong hampir putus asa memikirkannya.

"Hyung minta Kau jangan berfikir negatif tentang Yunho.Dia memang berlebihan mengaturmu,tapi percayalah Yunho seperti itu karena ia ingin melindungimu Jae"

"Aku tahu. ."

"Kau dan Yunho ditakdirkan untuk menyelamatkan kami dari Ratu Jessica dan membebaskan kaum vampir dari kegelapan.Makannya Ratu Jessica sangat mengincarmu untuk dijadikan sesembahan untuk membangkitkan ratu kegelapan,Ratu Go Ahra.Dan Yunho tidak mau rencana Ratu Jessica itu berhasil" Jaejoong terpana,antara percaya dan tidak percaya.Yang ia fikirkan sikap posesfif Yunho selama ini dikarenakan cinta dan tak mau kehilangan dirinya.Namun ternyata lebih dari itu.Jaejoong goyah lagi,kemarahannya pada Yunho perlahan mereda.Juga,Heechul yang mengatakan dirinya akan menyelamatkan kaum vampir.Sungguh,ia tak pernah berfikir tentang ini sama sekali.

"Hyung..kau serius? Tapi kenapa aku,akukan manusia Hyung?"

"Itu benar.Kau memang manusia,tapi sebenarnya setengah dari dirimu mengalir darah vampir,sama sepertiku.Dalam diriku mengalir juga darah manusia.Bedanya Hyung dan kamu adalah,orientasi yang nenek moyang kita ambil.Nenek moyangku berorientasi ke vampir jdinya kamipun menjadi vampir,kalau nenek moyangmu lebih memilih manusia,jadi kau menjadi menjadi manusia"

Jaejoong terpana lagi.Hampir tidak masuk akal semua yang didengarnya tadi.Ntah lah,perasaan dan fikiran Jaejoong tambah rumit saja.Soal masalahnya tadi saja belum selesai,kini ditambah lagi kenyataan yang sulit ia terima dalam waktu cepat.Dirinya setengah vampir setengan manusia? Ia kira hal seperti ini hanya ada di manga atau film horor fantasy,tapi ini nyata.Bahkan ia sendiri yang mengalami.

"Aku--"

"Masih sulit percaya?" potong Heechul mengintrupsi gumaman Jaejoong yang penuh keraguan.Jaejoong mengangguk.

"Aku mengerti,tapi kau harus menerima kenyataan ini .Takdir mengisahkan demikian untukmu,Jae.Yunho bersamamu,jangan khawatir" Heechul mengalihkan pembicaraan dengan menggoda Jaejoong sedikit.Tak tega kalau harus melihat Jaejoong terus dipusingkan dengan hal ini.Jaejoong tersenyum datar.Soal Yunho,membuatnya ingat lagi rasa marahnya tadi yang sempat terlupa karena terkejut barusan.

"Tenang Jae,Yunho sudah ku ceramahi panjang lebar agar merubah sifat posesifnya padamu.Dan ia setuju.Jadi,jangan marah lagi ya pada Yunho" Heechul menggenggam tangan Jaejoong,memohon.Lagi-lagi Jaejoong mengangguk.Lalu keduanya berpelukan.

"Gomawo kau mau mengerti semuanya Jae"

"Ne,sama2 hyung"

"Hyung hanya ingin menyampaikan ini tadi.Jaga dirimu baik2.Hyung keluar dulu dan memanggil Yunho untuk menemanimu disini"

"Ne"

----
Heechul baru saja keluar.Jaejoong menghela nafas lebih panjang lagi.Dan memejamkan matanya.

Cup~
Ia merasa bibirnya tersentuh sesuatu yang basah.Ia cepat membuka mata.Tidak terlalu mengejutkan kalau sekarang ada bibir Yunho yang bertemu bibirnya.Ia membalas ciuman Yunho sambil mengalungkan tangannya di leher Yunho.Ciuman itupun bertambah panas lama-lama.Bahkan Jaejoong tidak peduli kakinya pegal karena memangku Yunho.

"Mianhae baby~ah" Yunho memeluk Jaejoong setelah menyudahi ciuman mereka sesaat lalu.

"Ne,tapi jangan kau ulangi lagi yah"

"Tentu.Mianhae juga tidak datang waktu itu.Aku diserang segerombolan vampir saat akan menemuimu.Tapi setelah selesai dan aku menemuimu,GD sudah menyelamatkanmu duluan.Aku terima itu Boo,kau milikku.Saranghae"Yunho mengecupi leher Jaejoong bertubi-tubi.Jaejoong pun kegelian.

"Nado sarahae Yunnie-ku sayang..."

Biarlah dalam beberapa waktu mereka berpelukan seperti ini.

---

"AAKHHH..." Jaejoong memekik kesakitan saat 3 jari Yunho menerobos holenya tanpa ia duga.Mungkin terlalu larut suasana,tanpa ia sadari tangan Yunho yang semula mengelus punggungnya,merayap kebalik celananya dan menerobos holenya.

"Yunh..hh..berhentihh..jangan begituhh" Jaejoong mencengkram punggung Yunho.Teramat sakit,apalagi ia terduduk sementara jari Yunho keluar masuk seenaknya dalam holenya.Tanpa terasa Jaejoong agak menungging,tidak kuat menahan perbuatan Yunho.

"Nghh.."

"Aku tagih janjimu Jae,layani aku dengan sadar" Yuho kali ini juga meremas junior Jaejoong.Namja cantik ini hanya bisa mendongak sebari menengkram bahu Yunho.Untuk menahan nikmat.

"Akuhh..tidakhh..akhh..." Jaejoong tak bisa meneruskan kata-katanya lagi.Ini lebih dari nikmat.Depan dan belakangannya terjamah begitu kuat.Jaejoong tak bisa menghindari permintaan Yunho malam ini.


~TBC~

Ah. .
Selesai jg ni part
Jangan lupa komen+like...
Pokok jangan Silence readers ya.. .

Oh ya dijawab ya :

"FF ini,alur mudah dimengerti tidak?"

Jawab jujur ya. .

Post lg hari Selasa or Rabu. .

Gomawo. .
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar