Sabtu, 31 Maret 2012

FF - YunJae | Yaoi | PG-17 | ¤-TIME TO LOVE-¤ | Chapter 3C

Justru sekarang Jaejoong lah yang dalam kendalinya.

''Kalau kau ingin anakmu selamat, datanglah ke tempatku besok. Dan jangan membawa siapa pun. Berani melanggarnya, kau tentu tahu apa yang akan terjadi.''

Chu~
Lee Seung Ho dengan seenaknya lalu mengecup pipi Jaejoong.

Plak~

''Brenksenk! Biadab kau, Lee Seung Ho.''

Buk~
Jaejoong tergesa-gesa keluar dari mobil Lee Seung Ho dan tak berhenti mengumpat.

''Orang tua menjijikan,'' gumam Jaejoong.

Seung Ho tersenyum simpul sebari mengelus bibirnya.

''Menarik. Tubuhnya sangat manis.''

- - - -

''Ahjussi,'' panggil Moon Bin. Jari mungilnya menyibak pelan poni rambut Yunho yang memeluknya. Moon Bin tidak bisa tidur tenang tanpa dipeluk seseorang. Awalnya Yunho menolak tentu saja, tapi Moon Bin terus merengek yang membuat Yunho jengah. Mau tidak mau ahirnya namja berwajah kecil ini pun tertidur di kasur sebari memeluk Moon Bin.

Perih di hati puluhan tahun silam kembali menyeruak - seolah tidak berhenti melintasi benak Yunho. Selama ini, ia belum pernah merasakan pelukan seorang ayah ataupun ibu. Justru salah satu pembantu di rumah keluarga Jung saat itu lah yang seolah menjadi orangtua kandung Yunho. Wanita - pembantu tersebutlah yang merawat - memanusiakan Yunho.

''Jangan menangis, Ahjussi.'' Jari-jari mungil si namja mungil teralih menghapus air mata Yunho yang turun tanpa sadar.

Yunho cepat menghapusnya.

''Ahjussi tidak menangis, tidurlah bocah kecil.'' Yunho lalu mendekap Moon Bin lebih hangat lagi.

''Ahjussi, kau tidak merawat wajahmu seperti eomma-ku. Ahjussi pasti sangat tampan kalau rambut Ahjussi sedikit dipotong.'' Moon Bin menyibak-nyibak rambut Yunho yang agak panjang.

''Dan kalau ini di cukur...'' Namja kecil ini lalu meraba pada bawah hidung Yunho, turun hingga ke bawah bibir tebal namja dewasa tersebut.

Chu~
Tiba-tiba Moon Bin mengecup bibir tebal Yunho pelan, lalu cepat-cepat bersembunyi di dada bidang Yunho.

Agak terkesiap, tapi Yunho lalu tersenyum kecil.

''Bocah genit, siapa yang mengajarimu, huh?'' tanya Yunho mengelus puncak kepala Moon Bin.

''Eomma, kata eomma kalau Moon Bin sayang pada seseorang, Moon Bin boleh mencium bibirnya.''

''Memang Moon Bin sayang pada Ahjussi?''

''Ne, Moon Bin sayang Ahjussi.''

''Wae? Bukankah baru kemarin kita bertemu, bagaimana kalau Ahjussi ini orang jahat?''

''Molla. Pokoknya Moon Bin sayang Ahjussi. Sayang, sangat sayang.''

Lagi-lagi, Moon Bin membuat perasaan Yunho terasa berbeda.

NEXT
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar