Sabtu, 18 Februari 2012

{FF- YunJae} 々-HEADING TO THE LOVE-々 »» PG-17 | Yaoi | Chapter 1A

Title : Heading To The Love

Author : Minhyan-ssi

Pairing : Yunjae

Legh : 1 of ?

Ratting : PG-17

Genre : Drama, Fluff, Romance, NC, Yaoi and a little straigh

Cast :
- Jung Yunho
- Kim Jaejoong
- Etc

Happy reading all. . .

>>>

P.O.V Author

" Pelatih Lee, tidak bisakah keputusan bodoh itu dibatalkan saja?"

" Tidak bisa, Jae. Appa-mu sendiri yang membuat keputusan, aku hanya menjalankan perintah atasan."

Jaejoong menekuk bibirnya, lengannya terlipat rapat di depan dada. Kesal.

" Shit," umpatnya kesal.

Posisi Jaejoong dapat terancam jika benar pemilik club - Mr. Kim - appa nya jadi mendatangkan pemain baru tersebut. Ia tengah cidera, tapi timnya - Shinki Fc. tengah dalam posisi genting untuk bisa menjadi juara sekaligus merebut tiket Liga Champion Asia. Bagaimana jika pemain baru itu nanti tampil menjadi pahlawan baru bagi Shinki Fc.? Bisa jadi Jaejoong akan tersisihkan sebagai idola baru di timnya. Tentu Jaejoong tak bisa tinggal diam akan hal ini.

" Pelatih Lee, kau tahu kan aku pemain ini pemain terbaik 2011, apa tidak terlihat konyol menggatiku dengan seorang pemain dari Liga Amatir? Appa sudah gila," gerutu Jaejoong semakin kesal.

Pelatih Lee - pelatih Shinki Fc. hanya dapat tersenyum simpul memperhatikan Jaejoong yang bermimik kesal - memprotes keputusan appa-nya. Ia beranjak dari duduknya di kursi teras drome Shinki Fc. - bersiap untuk pergi.

" Kau mau kemana, Pelatih?" tanya Jaejoong. Ia masih ingin berkeluh kesah pada pelatih 50-tahunan itu. Berharap dengan begitu, Pelatih Lee mengerti akan keresahannya (Jaejoong) lalu bersedia membantunya berbicara pada Mr. Kim agar membatalkan keputusan itu. Karena Jaejoong tahu persis, appa-nya tidak akan pernah mendengarkan ia.

Jaejoong bukan anak manis nan patuh pada orangtua, justru ia lebih sering membuat kepala appa-nya pusing. Jaejoong sangat suka bermain-main, terutama bermain wanita.

" Aku mau tidur, besok pagi ada latihan. Kau istirahat saja, biar cidera kakimu cepat sembuh dan posisimu tidak benar-benar terancam," kata Pelatih Lee mulai melangkah dari hadapan Jaejoong.

" Jangan bermain-main terus, kau harus bekerja serius kalau ingin mempertahankan posisi-mu sekarang." Pelatih Lee mengacak-ngacak rambut Jaejoong, sebelum benar-benar pergi ke kamarnya.

Jaejoong mengendus kesal, pelatihnya juga tidak bisa diharapakan. Kepada siapa lagi ia harus minta tolong, semua org penting di club sdh berusaha ia bujuk, tp jawaban mereka sma spt pelatih lee.

NEXT
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar